PT ASKI · Sistem Internal · Quality & Production

Henkaten
Management System

Kenali, kendalikan, verifikasi, dan telusuri setiap perubahan di proses produksi agar kualitas tetap terjaga dan penelusuran data tetap jelas.

4M
Kategori 4M
5
Prinsip Utama
8
Dokumen Kontrol
5
Area Implementasi
Tentang Sistem

Apa Itu Henkaten?

Henkaten adalah sistem yang digunakan untuk mengenali, mengontrol, memverifikasi, dan menelusuri setiap perubahan atau kondisi abnormal dalam proses produksi agar tidak menimbulkan masalah kualitas dan tetap terjaga traceability-nya.

Dengan pendekatan 4M — Man, Machine, Method, dan Material — tim produksi dapat lebih cepat melihat risiko, memastikan kontrol berjalan, dan mengambil tindakan yang benar sebelum masalah berkembang.

Saat ini pelaksanaan Henkaten mengacu pada 2 prosedur utama, yaitu Prosedur Perubahan Proses dan Produk serta Prosedur Abnormality Process.

👤
Man (Manusia)
Perubahan operator dan kompetensi
⚙️
Machine (Mesin)
Kondisi mesin, alat, dan tool
📋
Method (Metode)
Standar & prosedur kerja
📦
Material (Bahan)
Perubahan lot dan supplier
👤
MAN
⚙️
MACHINE
📦
MATERIAL
📋
METHOD
HENKATEN
SYSTEM
Man (Manusia)
Mengontrol perubahan terkait operator, rotasi, training, dan kompetensi agar proses tetap berjalan sesuai standar.
  • Contoh: operator baru, rotasi operator, cuti, pengganti mendadak
  • Risiko: skill belum sesuai, potensi produk NG
  • Kontrol: cek training, matrix skill, verifikasi oleh leader
  • Dokumen terkait: Matrix Skill, Form Training, IPP
Nilai Dasar

Prinsip Henkaten

Lima prinsip utama yang menjadi dasar pelaksanaan Henkaten.

01
🔍
Kenali titik perubahan sejak awal (Stop Call Wait)
02
Pastikan dampaknya ke kualitas
03
📝
Catat henkaten yang terjadi (Control Change Point)
04
📐
Bandingkan dengan standar yang berlaku (Change Point Guideline)
05
📢
Bagikan informasi dan ambil keputusan tepat

Prinsip Henkaten menjadi dasar untuk mengenali perubahan, memastikan dampaknya terhadap kualitas, melakukan pencatatan, membandingkan dengan standar, dan membagikan informasi ke pihak terkait.

Jenis Perubahan

Klasifikasi Perubahan

Setiap perubahan di area produksi dipetakan ke tiga kondisi utama agar tindakan yang diambil sesuai dan jalur kontrolnya tetap jelas.

ACTIVE CLASSIFICATION

Regularity

Kondisi kerja berjalan sesuai standar dan seluruh faktor 4M berada dalam kondisi normal.

Kondisi Utama
Aktivitas kerja berjalan sesuai SOP dan standar
Tidak ada perubahan signifikan pada proses
Seluruh faktor 4M berada dalam kondisi normal
Titik Kontrol
Kondisi kerja mengikuti standard yang berlaku
Tidak ada indikasi perubahan pada faktor 4M
Hal yang Dijaga
Konsistensi proses
Kepatuhan terhadap SOP / WI
Stabilitas kualitas hasil proses
Monitoring
Monitoring rutin Pencatatan standar
Tindakan yang Diperlukan
Jalankan sesuai standar Monitoring rutin Pencatatan normal
Sistem Panduan

Panduan 4M

Change Point Guide Line digunakan sebagai acuan untuk memastikan setiap perubahan 4M dapat dikendalikan, diverifikasi, didokumentasikan, dan mendapat approval yang sesuai.

ACTIVE GUIDE LINE

Man

Perubahan terkait operator, rotasi, training, dan kompetensi yang memerlukan verifikasi kesiapan personel sebelum proses berjalan.

Klasifikasi Besar
Man
Klasifikasi Sedang
Manpower
Jenis Perubahan
Terencana / Tiba-tiba
Item Perubahan
Operator baru
Rotasi pekerjaan
Cuti
Pengganti mendadak
Item Konfirmasi
Daftar hadir training
WI
MSA
Matrix skill
Tindakan / Form
Verifikasi Leader & QC
Henkaten Update
IPP lot awal
Simpan dokumen
Approval
Internal Supervisor Dept Head
Kriteria OK
Operator lulus training, lulus MSA, memahami WI, dan skill sesuai kebutuhan proses.
Alur Kerja Utama

Flow Process Henkaten

Pilih jenis flow untuk melihat urutan proses Henkaten sesuai kondisi yang terjadi.

Flow Process Henkaten Abnormal
Flow Process Henkaten Irregularity by Plan
Dokumentasi Project

Project Henkaten 2024

Dokumentasi visual aktivitas Henkaten bersama AHM. Klik gambar untuk memperbesar.

🔍
🔍
🔍
🔍
🔍
🔍
Sistem Kontrol

Dokumen Kontrol

Dokumen utama yang digunakan untuk menjalankan, mengontrol, dan menelusuri aktivitas Henkaten berdasarkan prosedur abnormality process.

Implementasi Lapangan

Aplikasi Henkaten PT ASKI

Dokumentasi implementasi Henkaten PT ASKI pada kondisi plan maupun abnormal sebagai bagian dari pengendalian perubahan di lapangan.

Jalur Eskalasi

Logika Eskalasi

Jika perubahan tidak cukup ditangani di level Henkaten, maka proses akan naik ke kontrol perubahan formal.

🔍
Henkaten
Tahap awal untuk mengenali perubahan, melakukan tindakan, dan menjaga kontrol proses.
Jika sementara
🔄
Deviation Change
Digunakan saat ada perubahan sementara yang perlu disetujui dan dibatasi masa berlakunya.
Jika permanen
✏️
ECR
Digunakan jika perubahan bersifat permanen dan harus masuk ke standar resmi.